Sebuah kisah yang akan membuat bulu kuduk anda berdiri, apa itu bulu kuduk?? aku sendiri tidak tau..
Malam itu perjalananpun kami mulai di hutan samparona, hanya saya dan ke tiga orang tmanku(idar, ade, ariel) , kami memulai petualangan menaklukkan alam,...
Seperti layaknya mahasiswa Pecinta alam . Hutan adalah jadi tempat yg asik untuk nongkrong. tapi entah kenapa malam itu , !!!teng Pukul 12:30 kami mulai berjalan memasuki sebuah hutan samparona , sedikit berbeda dengan turun nya hujan, suasana terasa begitu suram, sepi, dan lebih dingin dari biasa nya., ketika 2 jam kami berjalan kaki menuju beskem, kami merasa ada yang aneh dari perjalanan kami. Sesekali mata ku menerawang menatap kesekililing,apa yang ku lihat ternyata benar saja, kami hanya berputar-putar di tempat yang sudah kami lalui sebelumnya padahal jalan tersebut sudah kami hafal rutenya, kemudian kami berhenti, dalam benak kami memang seolah ada yang tidak beres,.. Ariel mengambil rotan dan membentuk lingkaran lalu mengajak kami masuk di dalamnya, saya sendiri tidak tau apa maksudnya,.. sedikit jampi2..ariel coba membaca sesuatu, entah apa yang di katakannya,.. dia terus coba dan mencoba menerawang seolah telah menjadi seorang para normal ,, namun,,, hasilnya SANGAT LUAR BIASA apa yang kami saksikan,,, ternyata ''Ariel membuat .... kami makin tersesaaatt... (Oh God..)''
Awan mendung dan bulir embun yang jatuh menambah dingin dan angker nya tempat tersebut. temanku (idar) mengarahkan agar kami tetap tenang dan berdo'a kepada tuhan, agar kami di tunjukan jalan yang sebenarnya, ..aku coba berfikir positif, ....sayapun coba mengajak teman2 untuk introspeksi diri, membuang jauh-jauh kesombongan bahwa kami bisa dengan mudah menaklukkan Alam,.. mencoba mengingatkan kembali sejarah hutan samparona yang sangat angker ''menurut cerita orang2 di sinilah mitos sebuah perkampungan yang hilang'',,.hiiiii,..menaku
Tapi kami harus tetap hidup,.. kami segera melanjutkan perjalanan kembali,.. seolah menemukan pintu gerbang yang sudah ada dari tadi di depan mata, dan seperti sudah persilahkan melewati gerbang kami berempat hanya berjalan lurus ke depan sampai menuju beskem.
Pukul 04.00 kami baru tiba di beskem.., kami bersyukur dalam hati karna sesuatu yang lebih seram tidak menampakakn dirinya,..hiiiiii..!!, sadar bahwa peristiwa yang kami alami tadi adalah sebuah halusinasi... mitos keangkeran samparona ternyata tidak boleh di pandang sebelah mata, karena di sana pernah juga terjadi sekelompok anak-anak pramuka yang sedang asyik berpetulang di hutan sekitar situ hilang dan akhirnya baru di temukan subuh harinya,.. peristiwa ini mengajarkan pada kami bahwa fenomena alam terkadang sangat aneh dan penuh misteri.. kami berempat sepakat untuk tetap berpetualang dan terus menjelajah sampai kapanpun,.. ... salam lestari teman

Tidak ada komentar:
Posting Komentar